Senin, 26 Oktober 2026
Menu

Sinergi Pemda Banggai dan BUMDes Kuatkan Usaha Arang Kelapa

Redaksi | 9 Oktober 2026 | 09:48 WITA
Bagikan:
Bagikan:
Sinergi Pemda Banggai dan BUMDes Kuatkan Usaha Arang Kelapa

KATABANGGAI.COM – Pemerintah Kabupaten Banggai melalui kerja sama antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banggai dengan PT PAU mendorong pengembangan potensi ekonomi desa dalam Launching Pemasaran Perdana Arang Batok Kelapa hasil kolaborasi antar-Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dilaksanakan di Desa Uling, Kecamatan Kintom, pada Jumat (9/10/2026)

Launching ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pemasaran produk lokal agar mampu menjangkau pasar domestik maupun internasional. Arang batok kelapa yang dihasilkan dari potensi perkebunan masyarakat dapat menjadi komoditas unggulan yang memberikan nilai tambah bagi desa.

Mewakili Bupati Banggai, Sekretaris Kabupaten Banggai, Ir. Moh. Ramli Tongko, S.Sos., S.T., M.Si., menyampaikan bahwa pengembangan BUMDes merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sejak periode 2021–2026, Pemerintah Kabupaten Banggai telah mendorong pengembangan BUMDes melalui skema bantuan modal usaha hingga Rp500 juta sesuai ketentuan yang berlaku.

“BUMDes perlu bekerja sama karena kebutuhan pasar, terutama pasar luar negeri, membutuhkan ketersediaan pasokan dalam jumlah yang memadai dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antar-BUMDes memungkinkan setiap desa saling melengkapi, baik dalam penyediaan bahan baku, tenaga kerja, keterampilan pengolahan, maupun kapasitas produksi. Selain kuantitas, kualitas arang tempurung kelapa, termasuk kadar air dan kebersihan produk, harus dijaga agar sesuai dengan persyaratan pasar.

Lebih lanjut, Kepala Dinas PMD Kabupaten Banggai, Hasan Baswan, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa dari 11 BUMDes yang terlibat dalam pengembangan usaha arang tempurung kelapa, lima BUMDes telah aktif berproduksi dengan total produksi sekitar 13 ton. Enam BUMDes lainnya masih dalam tahap pembinaan dan persiapan, terutama terkait ketersediaan bahan baku dan gudang penyimpanan.

“Upaya pemasaran ke pasar internasional, termasuk Swedia, telah dirintis sejak 2024. Namun, hasil evaluasi menunjukkan perlunya penguatan kapasitas produksi dan ketersediaan stok agar permintaan pasar dapat dipenuhi secara konsisten,” pungkasnya.

Perwakilan PT Panca Amara Utama menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), yang dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta pemerintah desa.

Pengembangan usaha akan diarahkan pada peningkatan kapasitas produksi dan kualitas produk, perluasan akses pemasaran, serta penguatan kelembagaan BUMDes. Kolaborasi dengan Koperasi Desa Merah Putih juga diharapkan dapat memperkuat rantai pasok, mulai dari penyediaan bahan baku hingga distribusi produk. Selain arang tempurung kelapa, pemanfaatan potensi kelapa akan dikembangkan melalui produk turunan, seperti briket, serat kelapa (coco fiber), dan media tanam cocopeat.

Launching pemasaran perdana ini menegaskan bahwa desa memiliki peluang besar untuk mengembangkan produk unggulan. Dengan sinergi antara pemerintah, BUMDes, masyarakat, dan mitra usaha, arang batok kelapa Desa Uling diharapkan mampu menembus pasar domestik dan internasional serta menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat Kabupaten Banggai.

 

Dilarang keras Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi.
Berita Terkait

Silakan login terlebih dahulu untuk berkomentar.

Login dengan Google
Copyright © 2026 Katabanggai.com