Rabu, 30 September 2026
Menu

Selamat Bertumbuh Bukit Halimun

Redaksi | 19 Agustus 2026 | 08:50 WITA
Bagikan:
Bagikan:
Selamat Bertumbuh Bukit Halimun
Adhar Oli. [Dok. Ist]

OLEH | Adhar Oli’I

Masih teringat jelas dalam ingatan saya pada tahun 2008, ketika saya menjadi bagian dari peserta kegiatan Pramuka yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan (Buper) Maleo, Koyoan.

Saat itu, kami tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan perkemahan. Ada satu momentum yang hingga kini masih tersimpan kuat dalam ingatan.

Kami, para peserta Pramuka, dimobilisasi dari Bumi Perkemahan Maleo (Koyoan) menuju kawasan Bukit Halimun untuk mengikuti upacara peringatan HUT Pramuka.

Perjalanan dari Buper Maleo menuju Bukit Halimun menjadi bagian tersendiri dari kenangan tersebut. Kami datang bersama-sama dengan semangat anak-anak Pramuka, mengenakan seragam, membawa semangat kebersamaan dan pengabdian.

Sesampainya di Bukit Halimun, kami mengikuti upacara HUT Pramuka sekaligus menyaksikan momentum peresmian kawasan Bukit Halimun oleh Bupati Banggai yang menjabat saat itu.

Kala itu, saya tidak pernah membayangkan bahwa kawasan yang kami datangi sebagai peserta upacara Pramuka tersebut, bertahun-tahun kemudian akan berkembang menjadi salah satu kawasan perkantoran penting di Kabupaten Kabupaten Banggai.

Kini, ketika melihat Bukit Halimun tumbuh dengan wajah baru, kenangan tahun 2008 itu kembali hadir.

Ada rasa haru.

Ada rasa bangga.

Dan ada rasa takjub melihat bagaimana sebuah kawasan yang dahulu saya kenal melalui kegiatan Pramuka, kini berkembang menjadi kawasan pemerintahan yang memiliki arti penting bagi masa depan Kabupaten Banggai.

Bagi saya, Bukit Halimun bukan sekadar hamparan kawasan yang kemudian dibangun menjadi pusat perkantoran. Di tempat ini ada potongan sejarah yang pernah saya saksikan secara langsung.

Saya pernah datang ke Bukit Halimun sebagai peserta Pramuka. Saya pernah berdiri di kawasan ini untuk mengikuti upacara HUT Pramuka. Saya juga pernah menyaksikan langsung momentum peresmian kawasan ini.

Kini, setelah waktu berlalu, tempat itu kembali menjadi perhatian karena berkembang sebagai kawasan perkantoran Kabupaten Banggai.

Peresmian kawasan perkantoran Bukit Halimun pada 14 Agustus 2008, pada masa kepemimpinan Bapak Ma’mun Amir, menjadi babak baru dalam perjalanan kawasan tersebut.

Bagi saya, tanggal itu bukan hanya sebuah tanggal peresmian. Ia menjadi bagian dari rangkaian panjang perjalanan Bukit Halimun. Sebuah perjalanan yang mempertemukan kenangan masa lalu dengan harapan masa depan.

Dahulu, kami datang sebagai peserta Pramuka dari Buper Maleo Koyoan. Kami dimobilisasi menuju Bukit Halimun untuk mengikuti upacara HUT Pramuka dan menyaksikan peresmian kawasan.

Hari ini, kawasan tersebut tumbuh dengan wajah yang berbeda.

Di sinilah menariknya sebuah perjalanan pembangunan. Sebuah tempat dapat berubah, tetapi kenangan yang pernah terjadi di dalamnya tetap hidup.

Saya berharap perkembangan Bukit Halimun tidak berhenti pada pembangunan gedung dan infrastruktur. Lebih dari itu, kawasan ini harus mampu menjadi simbol pemerintahan yang hadir untuk masyarakat.

Gedung-gedung yang berdiri harus diikuti dengan pelayanan yang semakin baik. Kawasan yang semakin tertata harus sejalan dengan birokrasi yang semakin profesional. Dan pembangunan fisik harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banggai.

Sebab pada akhirnya, keberhasilan pembangunan bukan hanya diukur dari seberapa megah bangunan yang berdiri, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat.

Ada satu hal yang menurut saya menarik dari perjalanan ini.

Dahulu kami, para peserta Pramuka, datang ke Bukit Halimun untuk belajar tentang kedisiplinan, kebersamaan, tanggung jawab dan pengabdian.

Kini, Bukit Halimun menjadi kawasan tempat para aparatur pemerintahan menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Semangatnya seharusnya tetap sama: mengabdi dan memberikan manfaat.

Karena itu, dari sebuah kenangan yang telah tersimpan selama bertahun-tahun, saya ingin mengucapkan:

Selamat Bertumbuh, Bukit Halimun.

Tumbuhlah menjadi kawasan yang bukan hanya megah secara fisik, tetapi juga hidup dengan pelayanan publik yang berkualitas.

Tumbuhlah menjadi simbol kemajuan Kabupaten Banggai.

Dan semoga suatu hari nanti, generasi yang akan datang dapat melihat Bukit Halimun bukan hanya sebagai kawasan perkantoran, tetapi sebagai bagian dari sejarah panjang pembangunan daerah.

Tahun 2008, kami datang sebagai peserta Pramuka dari Buper Maleo Koyoan, dimobilisasi menuju Bukit Halimun untuk mengikuti upacara HUT Pramuka sekaligus menyaksikan peresmian kawasan ini.

Hari ini, saya kembali melihat Bukit Halimun tumbuh dengan wajah baru.

Waktu boleh berlalu, kawasan boleh berubah, tetapi sebuah kenangan akan selalu menjadi bagian dari perjalanan sejarah.

Selamat bertumbuh, Bukit Halimun.

Dari kenangan Pramuka, menuju masa depan Kabupaten Banggai.

 

Dilarang keras Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi.
Berita Terkait

Silakan login terlebih dahulu untuk berkomentar.

Login dengan Google
Copyright © 2026 Katabanggai.com