Pastikan Kualitas Pembangunan, Ketua Komisi III DPRD Sulteng Dandy Cek Ruas Jalan Balingara – Uwemea Toili
KATABANGGAI.COM – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah memperketat pengawasan terhadap proyek infrastruktur strategis di daerah.
Dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Sulteng, Dandy Adhi Parbowo dan anggota Komisi III turun langsung ke lapangan untuk meninjau progress pembangunan ruas jalan Balingara – Longge Atas – Dataran Bulan – Uwemea Toili pada Senin, 31 Agustus 2026.
Peninjauan lapangan ini dilakukan guna memastikan bahwa pengerjaan proyek jalan yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tengah tersebut berjalan secara optimal, memenuhi standar kualitas, serta selesai tepat waktu.
Kehadiran legislatif di lokasi proyek juga didampingi oleh Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Camat serta kepala desa setempat.
Di sela-sela peninjauan, Dandy Adhi Parbowo menegaskan pentingnya pengawalan ketat terhadap proyek infrastruktur yang menggunakan skema pembiayaan tahun jamak (multiyears) ini. Ia berharap agar progres pembangunan dapat berjalan sesuai perencanaan tanpa mengesampingkan aspek kualitas fisik jalan.
“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa pengerjaan proyek jalan dengan skema multiyears dari APBD Provinsi Sulteng ini berjalan optimal dan tepat waktu. Ruas jalan ini sangat krusial karena menghubungkan dua wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Banggai dan Kabupaten Tojo Una-Una,” ujar Dandy di lokasi peninjauan.
Ia menambahkan, keberadaan infrastruktur yang handal di wilayah tersebut sudah sangat dinantikan oleh masyarakat. Dengan tuntasnya pembangunan ruas jalan ini, Dandy berharap konektivitas antarwilayah semakin terbuka sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan secara nyata oleh warga di Kabupaten Banggai maupun Tojo Una-Una.
Pembangunan ruas jalan vital ini merupakan bagian dari implementasi program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yakni program Berani Lancar. Program tersebut dirancang khusus untuk memangkas hambatan distribusi, membuka keterisolasian wilayah, serta menghadirkan konektivitas antardaerah yang aman dan lancar.
Lebih dari sekadar proyek fisik pengerasan dan pengaspalan, keberadaan akses jalan yang terintegrasi ini diyakini mampu menjadi poros penggerak baru bagi roda perekonomian lokal. Arus distribusi hasil bumi, barang, dan jasa dari serta menuju sentra-sentra produksi di kawasan tersebut dipastikan akan jauh lebih efisien.
Melalui sinergi yang solid antara DPRD Sulteng, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, pemerintah kabupaten, serta masyarakat setempat, seluruh pihak memanjatkan harapan agar proses pembangunan ini diberikan kelancaran.
Kehadiran akses infrastruktur baru ini diharapkan benar-benar menjadi berkah serta membawa dampak positif yang masif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Tengah.(*/dat)

Silakan login terlebih dahulu untuk berkomentar.
Login dengan Google