Sebelum Lulus, 250 Mahasiswa FEB Unismuh Luwuk Wajib Tuntaskan Baitul Arqam
KATABANGGAI.COM – Sebanyak 250 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk diwajibkan mengikuti Baitul Arqam Purna Studi sebagai syarat sebelum menempuh ujian skripsi.
Kegiatan yang berlangsung pada 1–2 Agustus 2026 di Pelataran Kampus Unismuh Luwuk ini merupakan kerja sama FEB Unismuh Luwuk dengan Lembaga Pengembangan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (LPAIK) Unismuh Luwuk.
Dekan FEB Unismuh Luwuk, Dr. Wahyudin Rahman, SE, MM, mengatakan hingga saat ini baru sekitar 200 mahasiswa yang mendaftar dari total 250 peserta wajib.
“Dari data yang kami miliki terdapat sekitar 250 mahasiswa yang menjadi peserta wajib. Namun hingga saat ini baru sekitar 200 mahasiswa yang telah mendaftarkan diri. Kami berharap seluruh mahasiswa segera melengkapi pendaftarannya sehingga tidak ada yang terkendala dalam proses penyelesaian studi,” ujarnya.
Ia menegaskan, Baitul Arqam bukan sekadar memenuhi syarat administrasi, tetapi menjadi bagian dari pembinaan karakter lulusan Muhammadiyah.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa calon lulusan FEB diharapkan semakin memahami identitas lulusan Muhammadiyah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, akhlak mulia, etos kerja, kepedulian sosial, serta semangat memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan daerah,” katanya.
Ketua LPAIK Unismuh Luwuk, Anik Mufarrihah, S.Ag., M.Pd.I., menjelaskan Baitul Arqam menerapkan metode pembelajaran yang aktif dan partisipatif agar peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga menjalani proses pembinaan secara langsung.
Metode yang digunakan meliputi pembelajaran orang dewasa, ceramah interaktif, diskusi kelompok, praktik ibadah dan pengenalan Amal Usaha Muhammadiyah, penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL), outbound untuk melatih kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama tim, serta Fathul Qulub melalui pendalaman Al-Qur’an dan Sunnah dengan pendekatan bayani, burhani, dan irfani.
“Baitul Arqam merupakan bagian dari sistem kaderisasi Muhammadiyah yang bertujuan membentuk peserta memiliki pemahaman keislaman yang utuh sekaligus mampu mengamalkan nilai-nilai Muhammadiyah dalam kehidupan pribadi maupun profesinya,” jelas Anik.
Pendaftaran Baitul Arqam Purna Studi tidak dipungut biaya dan menjadi syarat wajib bagi mahasiswa yang akan mengikuti ujian skripsi. ***

Silakan login terlebih dahulu untuk berkomentar.
Login dengan Google