Kamis, 30 Juli 2026
Menu

Perkuat Ketahanan Energi, PHE Tuntaskan Survei Seismik 3D Selat Makassar

Redaksi | 29 Juli 2026 | 14:46 WITA
Bagikan:
Bagikan:
Perkuat Ketahanan Energi, PHE Tuntaskan Survei Seismik 3D Selat Makassar
PHE tuntaskan survei seismik 3D selat Makassar 42 hari lebih cepat, perkuat ketahanan energi Nasional. [Dok : Ist]

KATABANGGAI.COM – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina berhasil menyelesaikan Survei Seismik 3D Offshore Kandawulo di Selat Makassar pada Juli 2026, 42 hari lebih cepat dari target. Capaian ini menjadi langkah strategis dalam mendukung eksplorasi migas dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Survei Seismik 3D Offshore Kandawulo merupakan bagian dari pelaksanaan Komitmen Kerja Pasti PHE Jambi Merang (KKPJM) di wilayah terbuka. Proyek ini dikerjakan oleh PT Elnusa Tbk bersama China Oilfield Services Limited (COSL).

VP Exploration Technical Excellence & Coordination PHE sekaligus Kepala Teknik Proyek Survei Seismik 3D Kandawulo, Ahmad Najihal Amal, mengatakan proyek seluas 2.500 km² tersebut berhasil diselesaikan dalam 43 hari, jauh lebih cepat dari target 85 hari. Seluruh pekerjaan juga terlaksana dengan Zero Accident serta memenuhi prinsip OTOBOSOR (On Time, On Budget, On Schedule, dan On Return).

“Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh fungsi yang terlibat, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan,” ujar Najihal.

Menurutnya, percepatan penyelesaian proyek tidak lepas dari persiapan operasi yang matang serta koordinasi yang erat dengan para pemangku kepentingan, antara lain Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Pemerintah Kabupaten Mamuju, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mamuju, Kodam VI/Mulawarman, dan Lanal Mamuju. Sinergi tersebut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan sesuai rencana.

Keberhasilan ini juga mendapat apresiasi dari Kepala Divisi Prospektivitas & Manajemen Data SKK Migas, Aldy Amir. Ia menilai kolaborasi Elnusa dan COSL mampu menyelesaikan proyek lebih cepat dari target dengan kualitas data akuisisi yang sangat baik.

Menurut Aldy, pencapaian tersebut menjadi tonggak penting dalam program New Venture PHE di Indonesia Timur. Data yang dihasilkan akan memperkuat upaya pembukaan wilayah eksplorasi baru dan meningkatkan peluang penemuan cadangan migas untuk mendukung ketahanan energi Indonesia di masa depan.

Dalam pelaksanaannya, survei menggunakan kapal seismik milik COSL dengan metode akuisisi 3D Marine Streamer Broadband. Teknologi ini mampu menghasilkan pencitraan bawah permukaan yang lebih akurat, terutama untuk target eksplorasi di kedalaman yang lebih dalam. Metode tersebut dinilai sesuai dengan karakteristik Selat Makassar yang memiliki potensi sumber daya migas besar dan masih memerlukan eksplorasi lanjutan.

Keberhasilan penyelesaian Survei Seismik 3D Offshore Kandawulo kembali menegaskan komitmen PHE dalam menjalankan eksplorasi migas yang aman, andal, dan berkelanjutan guna meningkatkan penemuan sumber daya migas baru serta memperkuat ketahanan energi nasional.

Sejalan dengan komitmen tersebut, PHE terus mengembangkan bisnis hulu migas dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE juga menerapkan kebijakan Zero Tolerance on Bribery melalui upaya pencegahan fraud dan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah tersertifikasi ISO 37001:2016. ***

Dilarang keras Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi.
Berita Terkait

Silakan login terlebih dahulu untuk berkomentar.

Login dengan Google
Copyright © 2026 Katabanggai.com