KKN Unismuh Luwuk Tinggalkan Jejak Nyata, Empat Karya Desa Diresmikan di Kecamatan Liang
KATABANGGAI.COM — Pengabdian mahasiswa kepada masyarakat tidak selalu harus meninggalkan sesuatu yang besar. Kadang, sebuah gerbang desa, penanda batas wilayah, dan prasasti sederhana justru menjadi karya yang manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu panjang.
Semangat itulah yang terlihat dalam rangkaian kunjungan Rektor Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai (UMLB), Dr. Sutrisno K. Djawa, bersama rombongan civitas akademika ke sejumlah desa di Kecamatan Liang, Kabupaten Banggai Kepulauan.
Dalam kunjungan tersebut, Rektor Unismuh Luwuk meresmikan dua gerbang desa dan dua batas wilayah desa yang merupakan hasil karya mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XL Tahun 2026.
Rombongan pertama tiba di Desa Apal, Kecamatan Liang. Kehadiran Rektor bersama jajaran civitas akademika disambut hangat masyarakat desa melalui tarian tradisional Cakalele serta pengalungan bunga.
Suasana penyambutan semakin meriah ketika masyarakat bersama pemerintah desa mengikuti prosesi peresmian gerbang pintu masuk Desa Apal.
Gerbang tersebut merupakan salah satu bentuk karya mahasiswa KKN Angkatan XL selama menjalankan program pengabdian di Desa Apal.
Dalam prosesi peresmian dan gunting pita, Dr. Sutrisno K. Djawa didampingi para Wakil Rektor, para Dekan di lingkungan Unismuh Luwuk, Ketua LP3M, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Dari Desa Apal, rangkaian kegiatan berlanjut ke Desa Boyomoute, Kecamatan Liang.
Di desa tersebut, Rektor Unismuh Luwuk bersama Kepala Desa Boyomoute meresmikan sekaligus menandatangani prasasti Batas Wilayah Desa Boyomoute, Kecamatan Liang, KKN Unismuh Luwuk Angkatan XL Tahun 2026.
Penandatanganan prasasti menjadi penanda bahwa hasil kerja mahasiswa KKN tidak berhenti pada kegiatan selama berada di lokasi pengabdian, tetapi meninggalkan sesuatu yang dapat dimanfaatkan dan dikenang oleh masyarakat.
Peresmian batas wilayah kemudian dilanjutkan di Desa Liang. Rektor Unismuh Luwuk bersama Kepala Desa Liang turut meresmikan batas wilayah desa yang juga merupakan hasil karya mahasiswa KKN Angkatan XL.
Dari batas wilayah, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Desa Kinandal, Kecamatan Liang.
Kedatangan rombongan kembali mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Tarian tradisional turut dipersembahkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan sukacita atas kehadiran pimpinan kampus bersama rombongan.
Di Desa Kinandal, Rektor Unismuh Luwuk meresmikan gerbang desa yang dibangun sebagai salah satu karya mahasiswa KKN Angkatan XL.
Rangkaian peresmian tersebut memperlihatkan satu hal penting KKN bukan sekadar aktivitas mahasiswa untuk memenuhi kewajiban akademik, melainkan ruang untuk menghadirkan karya yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Gerbang desa menjadi identitas dan penanda kawasan. Sementara batas wilayah menjadi bagian penting dalam memperjelas keberadaan suatu desa.
Bagi Unismuh Luwuk, karya-karya tersebut menjadi bukti bahwa keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu meninggalkan jejak yang nyata.
Bukan hanya datang, menjalankan program, lalu pulang. Tetapi hadir, bekerja bersama masyarakat, dan meninggalkan sesuatu yang dapat terus digunakan setelah masa KKN berakhir. ***

Silakan login terlebih dahulu untuk berkomentar.
Login dengan Google