Kebakaran di KM 2 Luwuk Rugikan Korban Rp1,5 Miliar
KATABANGGAI.COM – Satreskrim Polresta Banggai menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan rumah sekaligus usaha TV kabel milik Ahmad Badawi (74) di Jalan Imam Bonjol Nomor 101, KM 2, Kelurahan Bungin Timur, Kecamatan Luwuk, Kamis (30/7/2026).
Tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Dari hasil pendataan sementara, kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp1,5 miliar.
Selain menghanguskan bangunan rumah, api juga melalap berbagai aset usaha dan barang berharga milik korban. Di antaranya perangkat fiber optik, mesin TV kabel, televisi, kulkas, laptop, tablet, emas seberat 8 gram, dokumen tanah, ijazah, pakaian, uang tunai sekitar Rp5 juta, perabot rumah tangga, hingga peralatan bengkel.
Kasi Humas Polresta Banggai AKP Saiman mengatakan, hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan korsleting listrik di ruang studio TV kabel yang berada di lantai dua rumah.
“Perangkat TV kabel beroperasi selama 24 jam sehingga diduga mengalami panas berlebih (overheat) yang kemudian memicu arus pendek listrik,” ujar Saiman.
Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 06.40 Wita tercium bau hangus dari ruang studio TV kabel. Asap kemudian masuk ke kamar melalui ventilasi sehingga penghuni rumah berusaha memadamkan api sambil menyelamatkan diri.
Namun, kobaran api terus membesar hingga menghanguskan bangunan beserta isinya.
Sekitar pukul 07.15 Wita, lima unit mobil pemadam kebakaran dibantu satu unit Water Cannon milik Samapta Polresta Banggai tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api. Personel Polsek Luwuk dan Satlantas Polresta Banggai juga dikerahkan untuk mengamankan lokasi serta mengatur arus lalu lintas.
Dalam penyelidikan, polisi telah menyita sejumlah barang bukti, termasuk sampel kabel listrik dan perangkat receiver TV kabel yang diduga berkaitan dengan sumber api.
“Barang bukti akan diperiksa lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran. Kami juga telah meminta keterangan empat orang saksi yang berada di lokasi saat kejadian,” kata Saiman.
Penyelidikan masih terus dilakukan guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. ***

Silakan login terlebih dahulu untuk berkomentar.
Login dengan Google