Rabu, 30 September 2026
Menu

Menuju Sekolah Serba Smart, SMP Negeri Mirqan Luwuk Padukan Digitalisasi dan Kearifan Lokal

Redaksi | 13 Agustus 2026 | 10:30 WITA
Bagikan:
Bagikan:
Menuju Sekolah Serba Smart, SMP Negeri Mirqan Luwuk Padukan Digitalisasi dan Kearifan Lokal
[Dok. Ist]

KATABANGGAI.COM — Hadir sebagai Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Luwuk Selatan, SMP Negeri Mirqan Luwuk tidak hanya dikenal dengan metode pembelajaran teknologi atau digitalisasi semata.

Namun sekolah yang dikenal dengan sebutan smart schol ini, memiliki aspek pembelajaran secara umum, melainkan menanamkan kearifan lokal yang dipadukan dengan proses pembelajaran digitalisasi.

Kepala Sekolah SMP Negeri Mirqan Luwuk, Suparman Tampuyak, menjelaskan bahwa konsep smart schol tersebut mencakup seluruh aspek pendidikan, mulai dari pembelajaran berbasis digital hingga penguatan kearifan lokal, budaya, keagamaan, pengetahuan, dan keterampilan.

Menurut Suparman, istilah Smart School memang kerap dikaitkan dengan sekolah berbasis teknologi. Namun, maknanya lebih luas karena sekolah juga dituntut mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan karakter daerah.

“Smart School itu tidak terbatas pada ruang lingkup teknologi atau digitalisasi. Sekolah juga harus mengakomodasi kearifan lokal dan hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan, termasuk menciptakan rasa aman dan nyaman,” ujar Suparman, Kamis (13/8/2026).

Ia menambahkan, konsep smart juga dapat diterapkan pada berbagai bidang, termasuk pendidikan keagamaan dan budaya. Misalnya, mengembangkan pembelajaran yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Di SMP Negeri Mirqan Luwuk, penerapan konsep tersebut salah satunya diarahkan pada pembelajaran berbasis digital. Sekolah ini juga telah memiliki website dan Learning Management System (LMS) sebagai bagian dari upaya mendukung proses pembelajaran berbasis teknologi.

Suparman mengatakan, pengembangan Smart School ke depan diharapkan dapat mencakup seluruh proses pembelajaran. Selain smart technology, sekolah juga perlu membangun smart knowledge, smart skills, smart culture, hingga penguatan ketahanan dan kearifan lokal.

Dengan demikian, konsep Smart School di SMP Negeri Mirqan Luwuk dipandang sebagai konsep pendidikan yang bersifat universal. Teknologi menjadi salah satu instrumen utama, tetapi tetap berjalan beriringan dengan penguatan karakter, budaya, keagamaan, pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai lokal.

Sekadar diketahui, SMP Negeri Mirqan Luwuk hingga saat ini masih membuka penerimaan siswa kategori mutasi atau perpindahan antar sekolah.

Mutasi itu dibuka untuk kelas 7,8 dan 9. Berdasarkan data resmi Kesiswaan, jumlah siswa mutasi saat ini telah bertambah kurang lebih 13 peserta didik.

Pihak sekolah memperkirakan jumlah ini bisa bertambah, dengan melihat titik lokasi yang berada di Kecamatan Luwuk Selatan. Hal ini dapat memberikan akses kemudahan untuk mendapatkan pendidikan yang merata bagi masyarakat setempat. ***

Dilarang keras Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi.
Berita Terkait

Silakan login terlebih dahulu untuk berkomentar.

Login dengan Google
Copyright © 2026 Katabanggai.com