48 Jam Berjibaku, Samapta Polresta Banggai Tak Tinggalkan Lokasi Sebelum Api Padam
KATABANGGAI.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan pegunungan Desa Huhak, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, sejak Minggu malam (2/8/2026), masih terus ditangani. Selama dua hari terakhir, personel Satuan Samapta Polresta Banggai bertahan di lokasi untuk memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas.
Proses pemadaman tidak berlangsung mudah. Api dengan cepat menjalar karena sebagian besar area yang terbakar dipenuhi padang ilalang dan semak belukar yang telah mengering. Tiupan angin kencang, suhu udara yang tinggi, serta asap pekat turut menjadi tantangan bagi petugas di lapangan.
Meski menghadapi kondisi tersebut, personel tetap bekerja tanpa mengenal lelah. Mereka terus melakukan penyemprotan dan pemadaman di sejumlah titik api hingga kobaran berhasil dikendalikan.
Kasat Samapta Polresta Banggai, AKP Rudi Dg. Simbung, SH, mengatakan upaya pemadaman telah memasuki hari kedua dengan hasil yang cukup signifikan.
“Hari ini sudah memasuki hari kedua. Api berhasil dikendalikan dan luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 50 hektare,” kata AKP Rudi, Selasa (4/8/2026).
Untuk mendukung operasi tersebut, Polresta Banggai mengerahkan 16 alat pemadam api ringan (APAR), empat unit peralatan penanggulangan karhutla, serta kendaraan taktis Armoured Water Cannon (AWC) guna mempercepat proses pemadaman di lokasi.
Kapolresta Banggai, Kombes Pol. Hendri Yulianto, S.I.K., M.H., memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang tetap bertugas di tengah medan yang berat dan cuaca ekstrem.
“Semangat dan dedikasi personel di lapangan merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus komitmen menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Saat ini personel masih disiagakan di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala serta mengantisipasi potensi kebakaran susulan. ***

Silakan login terlebih dahulu untuk berkomentar.
Login dengan Google