Ledakan dari Lantai Dua, Pabrik Es di Batui Ludes Terbakar, Kerugian Tembus Rp1 Miliar
KATABANGGAI.COM — Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik es dan pembekuan ikan di Dusun I, Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Minggu malam (26/7/2026).
Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan pabrik yang juga difungsikan sebagai rumah tinggal, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Kapolsek Batui, IPTU Teguh Pria Adjisaka, mengatakan berdasarkan keterangan pemilik pabrik, Fitri (44), kebakaran bermula sekitar pukul 18.10 Wita. Saat itu, Fitri bersama kelima anaknya berada di dalam bangunan ketika tiba-tiba terdengar suara ledakan dari lantai dua.
Tak lama berselang, aliran listrik padam dan muncul percikan api dari bagian atas bangunan. Kobaran api dengan cepat membesar, membakar atap, lalu merembet ke seluruh bagian pabrik hingga menghanguskan isi bangunan.
“Warga bersama pemilik sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil,” ujar IPTU Teguh.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.30 Wita setelah proses pemadaman berlangsung lebih dari dua jam. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, polisi menduga kebakaran dipicu arus pendek atau korsleting listrik. Material bangunan yang didominasi kayu dan tripleks membuat api dengan cepat menjalar ke seluruh ruangan.
Menerima laporan warga, personel Polsek Batui langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, olah TKP awal, serta membantu proses evakuasi pascakebakaran.
Selain bangunan pabrik, sejumlah barang berharga turut musnah dilalap api. Di antaranya mesin-mesin pabrik, dokumen penting termasuk surat tanah, emas seberat enam gram, serta uang tunai sebesar Rp42 juta.
“Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp1 miliar,” ungkap IPTU Teguh.
Polsek Batui mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna mengantisipasi potensi kebakaran, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila terjadi keadaan darurat atau hal-hal yang mencurigakan. ***

Silakan login terlebih dahulu untuk berkomentar.
Login dengan Google