Menu

Usai Viral, Pembangunan Jembatan Gantung Masungkang Masuki Tahap Pengukuran

Redaksi | 25 Juli 2026 | 13:37 WITA
Bagikan:
Bagikan:
Usai Viral, Pembangunan Jembatan Gantung Masungkang Masuki Tahap Pengukuran
Tim melakukan pengukuran lokasi sebagai tahap awal pembangunan Jembatan Gantung Desa Masungkang, Sabtu (25/7/2026) [dok : istimewa]

KATABANGGAI.COM – Rencana pembangunan jembatan gantung di Desa Masungkang, Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai, memasuki tahap awal. Tim yang ditugaskan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, melakukan pengukuran lokasi pada Sabtu (25/7/2026) sebagai persiapan pelaksanaan pembangunan.

Koordinator tim, Tri Harsono Sibay, mengatakan proses pengukuran telah rampung. Menurut dia, pembangunan fisik ditargetkan mulai dikerjakan pekan depan.

“Hari ini kami telah melakukan pengukuran di lokasi. Insyaallah minggu depan sudah mulai eksekusi pembangunan,” kata Tri Harsono.

Kegiatan pengukuran disaksikan Kepala Desa Masungkang, Bahtiar, bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga setempat. Kehadiran tim disambut antusias karena pembangunan jembatan telah lama dinantikan masyarakat.

Di sela kegiatan, Gubernur Anwar Hafid melakukan panggilan video dengan Kepala Desa Masungkang untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus memantau progres persiapan pembangunan.

Dalam percakapan tersebut, Bahtiar menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam merealisasikan pembangunan jembatan yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak warga.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Anwar Hafid yang telah memperhatikan masyarakat kami. Jembatan ini sudah lama kami nantikan karena menjadi akses utama warga, terutama anak-anak yang setiap hari harus menyeberangi sungai untuk pergi ke sekolah,” ujar Bahtiar.

Selama bertahun-tahun, warga Desa Masungkang harus menyeberangi sungai tanpa jembatan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut sempat menjadi sorotan publik setelah video yang memperlihatkan anak-anak sekolah mempertaruhkan keselamatan saat menyeberangi sungai beredar luas di media sosial.

Desa Masungkang dihuni sekitar 179 kepala keluarga. Sedikitnya 50 pelajar menggunakan jalur penyeberangan tersebut setiap hari untuk menuju sekolah.

Keberadaan jembatan gantung diharapkan dapat meningkatkan keselamatan warga, memperlancar akses pendidikan, mendorong aktivitas ekonomi, serta memperbaiki konektivitas masyarakat di wilayah tersebut.

Sejumlah warga juga mengapresiasi respons cepat Gubernur Anwar Hafid yang langsung merealisasikan pembangunan setelah menerima aspirasi masyarakat. Mereka menyebut proses pembangunan dapat segera dimulai karena menggunakan dana pribadi gubernur, tanpa harus menunggu proses penganggaran pemerintah.

Realisasi yang berlangsung dalam waktu singkat ini menjadi langkah konkret untuk menjawab kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat, khususnya di daerah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi. ***

Dilarang keras Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi.
Berita Terkait

Silakan login terlebih dahulu untuk berkomentar.

Login dengan Google
Copyright © 2026 Katabanggai.com