LP3M Unismuh Luwuk : 430 Mahasiswa KKN Fokus Dukung Digital dan UMKM
KATABANGGAI.COM – Sebanyak 430 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata-Mobilisasi Berkemajuan (KKN-MB) 2026 yang dipusatkan di 33 desa di tiga kecamatan di Kabupaten Banggai Kepulauan.
Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Unismuh Luwuk, Risno Mina, mengatakan para mahasiswa akan menjalankan program pengabdian selama 40 hari setelah mengikuti pembekalan yang digelar di kampus Unismuh Luwuk, Minggu (19/7/2026).
Risno mengatakan pembekalan dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan sebelum diterjunkan ke lokasi KKN.
“Semoga seluruh peserta dapat menjalankan KKN dengan baik, sehat, dan kembali ke kampus setelah menyelesaikan pengabdian selama 40 hari,” ujar Risno.
Ia menjelaskan, peserta akan ditempatkan di Kecamatan Liang, Peling Tengah, dan Tinangkung Utara yang mencakup 33 desa. Seluruh lokasi tersebut, kata dia, telah didukung jaringan telekomunikasi sehingga dapat menunjang pelaksanaan program mahasiswa.
Menurut Risno, pelaksanaan KKN tahun ini diselaraskan dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, di antaranya pengembangan desa tematik, desa digital, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia menambahkan, KKN merupakan bagian dari implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang diharapkan tidak hanya memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Risno mengatakan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan kembali mempercayakan Unismuh Luwuk sebagai mitra pelaksanaan KKN di wilayah tersebut. Menurutnya, kepercayaan itu harus dijawab dengan program pengabdian yang berkualitas dan berdampak.
“Kepercayaan ini harus dijawab dengan pelaksanaan KKN yang berkualitas dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Selain penempatan di Banggai Kepulauan, Unismuh Luwuk juga melaksanakan KKN Posko Kampus. Sebanyak 18 mahasiswa ditempatkan di Desa Tambiyobong melalui kerja sama dengan Pimpinan Aisyiyah, sementara dua mahasiswa lainnya akan mengikuti program KKN Muhammadiyah-Aisyiyah (KKN-MAs) di Kota Malang.
Risno berharap kolaborasi antara Unismuh Luwuk dan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dapat terus berlanjut melalui berbagai program pengabdian yang mendukung pembangunan daerah. ***

Silakan login terlebih dahulu untuk berkomentar.
Login dengan Google