Rabu, 30 September 2026
Menu

104 Mahasiswa FKIP Unismuh Luwuk Segera Terjun ke Sekolah, Rektor: Jaga Nama Baik Almamater

Redaksi | 19 September 2026 | 03:52 WITA
Bagikan:
Bagikan:
104 Mahasiswa FKIP Unismuh Luwuk Segera Terjun ke Sekolah, Rektor: Jaga Nama Baik Almamater

KATABANGGAI.COM — Sebanyak 104 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Luwuk (Unismuh Luwuk) mengikuti pembekalan sebelum menjalani magang terapan di sejumlah satuan pendidikan.

Pembekalan Magang Terapan FKIP tersebut dibuka langsung oleh Rektor Unismuh Luwuk, Dr. Sutrisno K Djawa, pada Jumat (19/9/2026).

Dalam kesempatan itu, Dr. Sutrisno K. Djawa, mengingatkan mahasiswa untuk menjaga etika, disiplin, dan nama baik almamater selama berada di lingkungan sekolah.

Sutrisno mengatakan magang tidak semata-mata menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban akademik. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung sekaligus mempersiapkan diri menghadapi profesi keguruan.

Ia meminta mahasiswa menjaga sikap dan perilaku selama menjalani magang. Menurutnya, kedisiplinan, tanggung jawab, serta cara berkomunikasi mahasiswa turut membawa nama Universitas Muhammadiyah Luwuk di tempat mereka melaksanakan magang.

“Jaga nama baik almamater. Kalian membawa nama Universitas Muhammadiyah Luwuk di tempat magang. Karena itu, tunjukkan sikap yang baik, kedisiplinan, tanggung jawab, dan etika sebagai mahasiswa,” pesan Sutrisno.

Ia juga berharap mahasiswa memanfaatkan masa magang untuk belajar langsung dari guru dan tenaga pendidik di sekolah. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal dalam menghadapi dunia kerja, khususnya profesi keguruan.

Sementara itu, Dekan FKIP Unismuh Luwuk, Dr. Armin Haluti, S.Pd., M.Pd., mengingatkan mahasiswa agar menaati aturan serta menjaga etika dan sopan santun selama berada di sekolah.

“Mahasiswa harus taat aturan, disiplin, menjaga etika dan sopan santun. Jangan lupa untuk selalu berkoordinasi dengan guru pamong selama melaksanakan magang,” kata Armin.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi dengan guru pamong menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan magang. Mahasiswa juga diminta terbuka menerima arahan dan aktif bertanya selama mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

Pembekalan tersebut menjadi tahap awal bagi 104 mahasiswa FKIP Unismuh Luwuk sebelum terjun langsung ke lingkungan sekolah. Melalui program magang, mahasiswa diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memperoleh pengalaman sebagai calon pendidik. ***

Dilarang keras Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi.
Berita Terkait

Silakan login terlebih dahulu untuk berkomentar.

Login dengan Google
Copyright © 2026 Katabanggai.com